IN HOUSE TRAINING LAND ACQUISITION DAN COMMUNITY RELATIONS

IN HOUSE TRAINING LAND ACQUISITION DAN COMMUNITY RELATIONS

DESKRIPSI

Dalam pengembangan proyek infrastruktur, energi, maupun pertambangan, proses land acquisition atau pengadaan lahan menjadi tahap penting sebelum kegiatan konstruksi atau operasional dapat dimulai. Dalam pelaksanaannya, perusahaan harus melakukan identifikasi kepemilikan lahan secara akurat. Selanjutnya, perusahaan melakukan proses negosiasi kompensasi dengan pemilik lahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, perusahaan juga perlu menyiapkan proses relokasi apabila kondisi proyek memerlukannya. Oleh karena itu, seluruh tahapan pengadaan lahan harus dilaksanakan secara transparan dan adil. Dengan demikian, perusahaan dapat meminimalkan potensi konflik sosial maupun permasalahan hukum di kemudian hari. Terlebih lagi, dalam proyek berskala besar seperti pertambangan atau pembangunan infrastruktur, pengelolaan pengadaan lahan yang baik sangat menentukan kelancaran pelaksanaan proyek. Pada akhirnya, proses pengadaan lahan yang terkelola dengan baik membantu memastikan proyek dapat berjalan sesuai rencana.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, pelatihan land acquisition dan community relations menjadi langkah penting untuk meningkatkan kompetensi tim proyek, legal, dan hubungan masyarakat. Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari prinsip dan prosedur pengadaan lahan secara sistematis. Selanjutnya, peserta memahami strategi negosiasi lahan yang efektif dan berkeadilan. Selain itu, pelatihan ini juga membekali peserta dengan kemampuan dalam mengelola potensi konflik sosial di masyarakat sekitar proyek. Di samping itu, peserta mempelajari teknik komunikasi yang konstruktif dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Dengan demikian, perusahaan dapat mengelola proses pengadaan lahan secara lebih profesional. Pada akhirnya, pendekatan tersebut akan mendukung keberhasilan proyek sekaligus menjaga keberlanjutan operasi perusahaan.

Pelatihan ini membahas mengenai pelatihan land acquisition management dan tidak tuntas jika mempelajarinya dalam hitungan jam. Oleh karena itu, memerlukan waktu tersendiri dan bimbingan yang profesional.

MATERI

  1. Konsep dasar land acquisition dalam proyek industri
  2. Regulasi dan kebijakan pengadaan lahan
  3. Identifikasi pemangku kepentingan dalam proyek
  4. Strategi negosiasi dan kompensasi lahan
  5. Prinsip community engagement dan stakeholder management
  6. Konsep Social License to Operate (SLO)
  7. Teknik komunikasi dan mediasi konflik dengan masyarakat
  8. Program pemberdayaan masyarakat (community development)
  9. Manajemen risiko sosial dalam proyek
  10. Studi kasus land acquisition dan community relations

training community relations

SIAPA YANG DAPAT MENGIKUTI TRAINING INI?

  • Project Manager dan Project Engineer
  • Legal Manager dan Legal Officer
  • Community Relations Officer
  • CSR Manager dan Staff
  • HSE Manager
  • Profesional yang terlibat dalam pengembangan proyek dan pengelolaan hubungan masyarakat

TRAINER PADA TRAINING INI

Instruktur yang berpengalaman dalam pelatihan community relations akan mengisi training stakeholder engagement

JADWAL & LOKASI PELATIHAN 2026

Untuk waktu dan lokasi pelaksanaan pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Anda dapat melakukan konfirmasi lebih lanjut dengan menghubungi tim marketing kami.

Upgrade diri Anda dengan mengikuti pelatihan bersama kami, berkembang bersama NISBI Indonesia!

INVESTASI

Investasi pelatihan tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Narahubung: +62 821 3494 3084

BENEFIT

  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch
  • FREE Souvenir Exclusive

FAQ PELATIHAN INFOTRAINING JOGJA

Q1: Berapa jumlah minimal dan maksimal peserta untuk setiap sesi pelatihan?
A1: Untuk pelatihan, jumlah minimal peserta adalah 10 orang. Sementara itu, kami merekomendasikan maksimal 15-20 orang per sesi untuk memastikan interaksi yang optimal dan perhatian yang memadai dari instruktur.

Q2: Di mana lokasi penyelenggaraan pelatihan?
A2: Pelatihan dapat terselenggarakan di Jakarta, Yogyakarta atau kota-kota lainnya. Informasi detail mengenai lokasi akan disampaikan bersamaan dengan jadwal pelatihan.

Q3: Apakah pelatihan ini dapat terselenggarakan secara In-House Training (IHT) di lokasi perusahaan peserta?
A3: Ya, tentu saja! Kami sangat merekomendasikan opsi In-House Training (IHT) karena dapat disesuaikan sepenuhnya dengan kebutuhan spesifik dan jadwal tim Anda.

Q4: Apakah ada persyaratan jumlah peserta untuk In-House Training (IHT)?
A4: Untuk In-House Training, kami terbuka untuk melakukan diskusi sesuai dengan skala dan kebutuhan perusahaan Anda.

Q5: Bagaimana cara mengajukan permintaan In-House Training?
A5: Anda dapat menghubungi tim kami melalui email nisbiindonesia@gmail.com dan WhatsApp di 0821-3494-3084. Kami akan dengan senang hati berdiskusi untuk memahami kebutuhan Anda.


*Artikel ini disusun oleh Nania Pangaribuan. Saya merupakan seorang content writer sejak tahun 2025, dan saat ini berfokus pada penyusunan artikel-artikel pelatihan untuk website Nisbi Indonesia. Saya berkomitmen untuk menghadirkan konten pelatihan yang informatif, relevan, dan mudah dipahami oleh pembaca. Jangan ragu untuk menghubungi kontak yang tersedia apabila Anda memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pelatihan ini.