Search for:
Email Address

marketing@infotrainingjogja.com

Customer Support

+6282134943084

Office Address

Jl. Nangka II no. 200 Karangnongko sanggrahan

Layanan

Kami menyediakan pelayanan training di antara lain :

In House Training

In House Training

Kegiatan in house training memudahkan peserta memahami materi karena dapat langsung diaplikasikan dengan kunjungan praktek di perusahan

Training & Konsultan

Training & Konsultan

Menciptakan disiplin kerja karyawan sehingga perusahaan akan lebih maju dengan adanya SDM yang terlatih.

Sertifikasi

Sertifikasi

Menunjukkan kompetensi SDM sehingga meningkatkan daya saing perusahaan didunia industri.

image
image
image
image
image
image

Tentang Kami

Mengapa Memilih Kami ?

Online/Offline Training

Biaya kompetitif

Satu peserta bisa running

image

Dapatkan penawaran terbaik kami !

Klik untuk menghubungi kontak kami --->

training pemantauan geoteknik pertambangan

IN HOUSE TRAINING SLOPE MONITORING TAMBANG

IN HOUSE TRAINING SLOPE MONITORING TAMBANG

 

DESKRIPSI

Stabilitas lereng memegang peran krusial dalam operasi tambang terbuka karena aspek ini berkaitan langsung dengan keselamatan kerja, kelancaran produksi, serta sekaligus perlindungan aset perusahaan. Dalam kondisi tertentu, lereng yang tidak stabil memicu longsoran atau runtuhan yang mengancam pekerja dan merusak peralatan. Akibatnya, perusahaan menghadapi gangguan produksi, kerugian finansial, dan pada akhirnya potensi implikasi hukum maupun dampak lingkungan. Oleh karena itu, manajemen harus menerapkan pemantauan lereng secara sistematis dan melakukan evaluasi performa kestabilan secara berkala. Dengan demikian, perusahaan dapat mengidentifikasi potensi kegagalan lereng sebelum risiko berkembang menjadi insiden besar.

Read More

training monitoring dan evaluasi produksi tambang

IN HOUSE TRAINING PRODUCTION CONTROL TAMBANG

IN HOUSE TRAINING PRODUCTION CONTROL TAMBANG

 

DESKRIPSI

Pengendalian produksi memegang fungsi krusial dalam operasi pertambangan karena fungsi ini memastikan tim menjalankan rencana produksi tepat waktu, sesuai anggaran, dan selaras dengan target kualitas. Dalam praktiknya, manajemen produksi yang efektif membantu perusahaan mengoptimalkan kinerja tambang, menjaga kesinambungan alur kerja, serta sekaligus mengurangi pemborosan waktu dan biaya. Selain itu, koordinasi yang baik antara perencanaan produksi, pengelolaan persediaan, kesiapan peralatan, dan pengaturan sumber daya manusia memperkuat stabilitas operasional. Oleh karena itu, perusahaan harus menerapkan sistem kontrol produksi yang terstruktur dan berbasis data. Sebaliknya, ketika organisasi tambang mengabaikan kontrol yang jelas, ketidakseimbangan antara rencana dan realisasi meningkat, gangguan logistik muncul, dan pada akhirnya efisiensi operasional menurun.

Read More

training audit dan pemeriksaan k3 tambang

IN HOUSE TRAINING INSPEKSI KESELAMATAN TAMBANG

IN HOUSE TRAINING INSPEKSI KESELAMATAN TAMBANG

 

DESKRIPSI

Inspeksi keselamatan tambang berfungsi sebagai proses sistematis untuk menilai penerapan praktik K3 di lapangan. Dalam proses tersebut, tim inspeksi mengidentifikasi bahaya dan mengevaluasi efektivitas kontrol keselamatan yang berlaku dalam berbagai aktivitas tambang. Oleh karena itu, perusahaan harus melaksanakan inspeksi secara terstruktur dan konsisten. Sebaliknya, ketika perusahaan mengabaikan inspeksi rutin, potensi bahaya luput dari pengawasan, dan pada akhirnya risiko insiden atau kecelakaan serius meningkat.

Read More

training dokumentasi dan administrasi teknis tambang

IN HOUSE TRAINING PELAPORAN TEKNIS PERTAMBANGAN

IN HOUSE TRAINING PELAPORAN TEKNIS PERTAMBANGAN

 

DESKRIPSI

Laporan teknis pertambangan berfungsi sebagai dokumen formal yang merekam hasil operasional, evaluasi, analisis, serta sekaligus komitmen perusahaan terhadap regulasi dan standar industri. Dalam praktiknya, perusahaan menggunakan laporan ini untuk pelaporan internal, permohonan perizinan, audit regulator, hingga evaluasi kinerja proyek secara tahunan maupun berkala. Oleh karena itu, tim penyusun harus memastikan keakuratan data, struktur yang sistematis, dan penyajian temuan teknis yang jelas. Dengan demikian, laporan dapat menjangkau berbagai pemangku kepentingan, mulai dari tim teknis, manajemen, hingga pihak eksternal secara efektif. Sebaliknya, laporan yang tidak terstruktur atau tidak akurat melemahkan proses pengambilan keputusan dan menurunkan kredibilitas perusahaan.

Read More

training peraturan dan perundang-undangan minerba

IN HOUSE TRAINING KEPATUHAN REGULASI PERTAMBANGAN

IN HOUSE TRAINING KEPATUHAN REGULASI PERTAMBANGAN

 

DESKRIPSI

Kepatuhan terhadap regulasi pertambangan menjadi fondasi utama dalam menjalankan usaha di sektor mineral dan batubara. Dalam kerangka hukum tersebut, perusahaan harus mematuhi berbagai aspek, mulai dari perizinan, kontrak usaha, kewajiban reklamasi, standar K3, AMDAL, pajak dan royalti, hingga ketentuan sanksi administratif maupun pidana. Oleh karena itu, manajemen perlu memahami dan menerapkan seluruh regulasi secara sistematis dan terdokumentasi. Sebaliknya, ketika perusahaan mengabaikan atau salah menerapkan peraturan, perusahaan menghadapi risiko hukum yang besar, dan pada akhirnya berpotensi kehilangan izin usaha serta menerima konsekuensi administratif maupun pidana. Dengan demikian, kepatuhan regulatif bukan hanya kewajiban formal, melainkan juga strategi perlindungan bisnis jangka panjang.

Read More

training efisiensi operasional pertambangan

IN HOUSE TRAINING MINE OPTIMIZATION

IN HOUSE TRAINING MINE OPTIMIZATION

 

DESKRIPSI

Optimasi tambang berfungsi sebagai pendekatan strategis untuk menentukan batas tambang dan merancang berbagai skenario desain yang paling menguntungkan secara ekonomis dan teknis. Dengan demikian, optimasi membantu perusahaan memaksimalkan nilai cadangan mineral dan memperbaiki desain bukaan tambang. Selain itu, tim perencanaan melalui optimasi dapat mengevaluasi cut-off grade, menyusun urutan penambangan, dan pada akhirnya merancang desain jalan angkut yang lebih efisien. Read More

training pengendalian produksi dan keselamatan tambang

IN HOUSE TRAINING PENGAWASAN OPERASIONAL TAMBANG

IN HOUSE TRAINING PENGAWASAN OPERASIONAL TAMBANG

 

DESKRIPSI

Pengawasan operasional tambang memegang fungsi kunci dalam memastikan setiap kegiatan pertambangan berjalan aman, efisien, produktif, serta sekaligus selaras dengan standar keselamatan dan regulasi yang berlaku. Dalam peran tersebut, pengawas operasional menerapkan kaidah teknik tambang yang baik, memantau keselamatan kerja, mengendalikan risiko, dan mengoordinasikan aktivitas lapangan secara konsisten. Oleh karena itu, perusahaan harus memastikan setiap pengawas memiliki kompetensi teknis dan kepemimpinan yang memadai. Sebaliknya, ketika pengawas tidak menguasai kompetensi yang diperlukan, aktivitas pengawasan melemah, risiko keselamatan meningkat, dan pada akhirnya efisiensi operasional menurun. Dengan demikian, penguatan kapasitas pengawas menjadi prioritas strategis dalam manajemen tambang.

Read More

training analisis produktivitas pertambangan

IN HOUSE TRAINING BENCHMARKING KINERJA TAMBANG

IN HOUSE TRAINING BENCHMARKING KINERJA TAMBANG

 

DESKRIPSI

Benchmarking kinerja merupakan proses sistematis yang mengukur dan membandingkan performa operasional perusahaan dengan standar terbaik di industri. Dalam proses tersebut, perusahaan membandingkan kinerja dengan kompetitor maupun dengan praktik terbaik untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan peluang perbaikan.  Selain itu, perusahaan dapat mengadopsi strategi unggulan dari pemimpin industri dan pada akhirnya merancang langkah peningkatan yang terukur serta berbasis data. Oleh karena itu, manajemen perlu menjadikan benchmarking sebagai bagian dari strategi peningkatan kinerja yang berkelanjutan.

Read More

training optimasi produksi tambang

IN HOUSE TRAINING KINERJA & PRODUKTIVITAS TAMBANG

IN HOUSE TRAINING KINERJA & PRODUKTIVITAS TAMBANG

 

DESKRIPSI

Kinerja dan produktivitas operasi tambang menentukan efisiensi produksi, pengendalian biaya, serta sekaligus daya saing perusahaan di sektor pertambangan. Secara operasional, berbagai faktor memengaruhi produktivitas, mulai dari utilisasi alat berat, perencanaan produksi, dan pemeliharaan, hingga pengawasan lapangan serta pemanfaatan teknologi dan sistem pemantauan kinerja. Oleh karena itu, manajemen harus mengelola seluruh faktor tersebut secara terintegrasi dan berbasis data. Sebaliknya, ketika perusahaan mengabaikan strategi peningkatan yang terstruktur, downtime meningkat, pemborosan sumber daya meluas, dan pada akhirnya biaya operasional melonjak secara signifikan. Dengan demikian, perusahaan perlu menerapkan pendekatan peningkatan kinerja yang sistematis dan berkelanjutan.

Read More

image