Search for:
training building maintenance planning

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN FASILITAS & PEMELIHARAAN GEDUNG

DESKRIPSI

Aset properti dan fasilitas gedung merupakan investasi besar yang membutuhkan pengelolaan profesional untuk menjaga nilai aset serta kenyamanan penggunanya. Banyak organisasi saat ini menghadapi tantangan berupa biaya operasional yang membengkak akibat kerusakan fasilitas yang tidak terencana, manajemen vendor yang buruk, hingga rendahnya efisiensi penggunaan energi. Tanpa Manajemen Fasilitas (Facility Management) yang terintegrasi, gedung akan mengalami degradasi fungsi lebih cepat dari masa pakainya, yang tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga berisiko terhadap keselamatan dan kesehatan penghuni (K3 Gedung).


Oleh karena itu, pelaksanaan In House Training Manajemen Fasilitas & Pemeliharaan Gedung menjadi langkah strategis bagi perusahaan untuk mewujudkan pengelolaan aset yang efektif dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari strategi pemeliharaan preventif, manajemen ruang (space management), hingga kepatuhan terhadap regulasi bangunan gedung. Tim teknis dan operasional Anda akan dibekali kemampuan untuk menyusun jadwal perawatan rutin dan melakukan audit fasilitas secara mandiri. Pada akhirnya, penguasaan manajemen fasilitas yang mumpuni tidak hanya akan memperpanjang umur ekonomis gedung, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan mendukung produktivitas secara maksimal.

Pelatihan ini membahas mengenai pelatihan facility management operations dan tidak tuntas jika mempelajarinya dalam hitungan jam. Oleh karena itu, memerlukan waktu tersendiri dan bimbingan yang profesional.

 

MATERI

  1. Ruang Lingkup Manajemen Fasilitas
  2. Building Maintenance Strategy
  3. Sistem Utilitas Gedung
  4. Manajemen Keamanan & Keselamatan
  5. Housekeeping & Grounds Management
  6. Energy Management
  7. Manajemen Vendor & Kontrak
  8. Manajemen Ruang (Space Planning)
  9. Building Audit & Inspection
  10. Regulasi & Aspek Hukum
training building maintenance planning

SIAPA YANG DAPAT MENGIKUTI TRAINING INI?

  1. Supervisor Teknis & Tim Pemeliharaan (ME)
  2. Manajer Umum (General Affair) & Manajer Operasional
  3. Property Managers & Pengelola Apartemen/Perkantoran
  4. Staf K3 (HSE) yang bertanggung jawab atas keselamatan fasilitas

TRAINER PADA TRAINING INI

Instruktur yang berpengalaman dalam pelatihan building maintenance planning akan mengisi training preventive maintenance systems.

JADWAL & LOKASI PELATIHAN 2026

Untuk waktu dan lokasi pelaksanaan pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Anda dapat melakukan konfirmasi lebih lanjut dengan menghubungi tim marketing kami.

Upgrade diri Anda dengan mengikuti pelatihan bersama kami, berkembang bersama NISBI Indonesia!

INVESTASI

Investasi pelatihan tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Email           : training.nisbi@gmail.com
Wa/Phone : +6282134943084

BENEFIT

  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch
  • FREE Souvenir Exclusive

FAQ PELATIHAN INFOTRAINING JOGJA

Q1: Berapa jumlah minimal dan maksimal peserta untuk setiap sesi pelatihan?
A1: Untuk pelatihan, jumlah minimal peserta adalah 10 orang. Sementara itu, kami merekomendasikan maksimal 15-20 orang per sesi untuk memastikan interaksi yang optimal dan perhatian yang memadai dari instruktur.

Q2: Di mana lokasi penyelenggaraan pelatihan?
A2: Pelatihan dapat terselenggarakan di Jakarta, Yogyakarta atau kota-kota lainnya. Informasi detail mengenai lokasi akan disampaikan bersamaan dengan jadwal pelatihan.

Q3: Apakah pelatihan ini dapat terselenggarakan secara In-House Training (IHT) di lokasi perusahaan peserta?
A3: Ya, tentu saja! Kami sangat merekomendasikan opsi In-House Training (IHT) karena dapat disesuaikan sepenuhnya dengan kebutuhan spesifik dan jadwal tim Anda. Pelatihan dapat diadakan di kantor Anda atau di tempat lain.

Q4: Apakah ada persyaratan jumlah peserta untuk In-House Training (IHT)?
A4: Untuk In-House Training, kami terbuka untuk melakukan diskusi sesuai dengan skala dan kebutuhan perusahaan Anda.

Q5: Bagaimana cara mengajukan permintaan In-House Training?
A5: Anda dapat menghubungi tim kami melalui email training.nisbi@gmail.com dan WhatsApp di 0821 3494 3084. Kami akan dengan senang hati berdiskusi untuk memahami kebutuhan Anda.

*Artikel ini disusun oleh Nania Pangaribuan. Saya merupakan seorang content writer sejak tahun 2025, dan saat ini berfokus pada penyusunan artikel-artikel pelatihan untuk website Nisbi Indonesia. Saya berkomitmen untuk menghadirkan konten pelatihan yang informatif, relevan, dan mudah dipahami oleh pembaca. Jangan ragu untuk menghubungi kontak yang tersedia apabila Anda memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pelatihan ini.

training patent and trademark management

IN HOUSE TRAINING INTELLECTUAL PROPERTY RIGHTS (IPR) MANAGEMENT

IN HOUSE TRAINING INTELLECTUAL PROPERTY RIGHTS (IPR) MANAGEMENT

 

DESKRIPSI

Di era ekonomi berbasis pengetahuan, aset tidak berwujud seperti inovasi, desain, merek, dan karya tulis sering kali jauh lebih berharga daripada aset fisik perusahaan. Namun, banyak organisasi saat ini menghadapi tantangan besar berupa pelanggaran hak cipta, pemalsuan merek, hingga pencurian rahasia dagang akibat lemahnya perlindungan hukum internal. Tanpa strategi Intellectual Property Rights (IPR) Management yang mumpuni, investasi besar perusahaan dalam riset dan pengembangan (R&D) berisiko diklaim oleh pihak lain atau disalahgunakan oleh kompetitor. Ketidaktahuan mengenai prosedur pendaftaran dan penegakan hukum HAKI tidak hanya menghambat potensi pendapatan dari lisensi, tetapi juga dapat menjerumuskan perusahaan ke dalam sengketa hukum yang mahal.

Read More

training rekayasa geoteknik pertambangan

IN HOUSE TRAINING TEKNIK STABILISASI TANAH DAN LERENG TAMBANG

IN HOUSE TRAINING TEKNIK STABILISASI TANAH DAN LERENG TAMBANG

 

DESKRIPSI

Dalam kegiatan pertambangan terbuka, stabilitas tanah dan lereng tambang menjadi faktor krusial yang menentukan keselamatan serta kelancaran operasional. Hal ini terjadi karena aktivitas penggalian menciptakan perbedaan ketinggian permukaan tanah yang membentuk bidang miring permanen. Oleh karena itu, lereng tersebut berpotensi mengalami longsor yang fatal apabila tim teknis tidak merancangnya dengan perhitungan yang matang. Dalam konteks ini, dua gaya utama yakni gaya pendorong dari massa batuan dan gaya penahan dari kekuatan material akan saling berinteraksi. Apabila gaya pendorong melampaui kekuatan penahan material, maka lereng tersebut pasti akan mengalami keruntuhan atau longsoran. Pada akhirnya, kegagalan stabilitas ini tidak hanya mengancam nyawa pekerja tetapi juga dapat menghentikan seluruh alur produksi perusahaan.

Read More

training sengketa lahan pertambangan

IN HOUSE TRAINING HUKUM PERTAMBANGAN DAN SENGKETA LAHAN

IN HOUSE TRAINING HUKUM PERTAMBANGAN DAN SENGKETA LAHAN

 

DESKRIPSI

Kegiatan pertambangan memiliki keterkaitan erat dengan berbagai aspek hukum, terutama yang berkaitan dengan perizinan usaha dan penggunaan lahan. Hal ini terjadi karena penguasaan sumber daya alam di Indonesia harus tunduk pada aturan ketat yang ditetapkan oleh negara. Oleh karena itu, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 (UU Minerba) menjadi regulasi utama yang mengatur pemberian izin usaha serta tanggung jawab perusahaan. Selain itu, regulasi ini juga menjamin bahwa setiap aktivitas eksplorasi tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan hak masyarakat. Pada akhirnya, kepatuhan terhadap undang-undang tersebut menjadi fondasi utama bagi perusahaan untuk mewujudkan tata kelola tambang yang baik dan legal.

Read More

training pengelolaan konflik sosial pertambangan

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN KONFLIK MASYARAKAT SEKITAR TAMBANG

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN KONFLIK MASYARAKAT SEKITAR TAMBANG

 

DESKRIPSI

Kegiatan pertambangan sering kali berinteraksi langsung dengan masyarakat yang menetap di sekitar wilayah operasional. Hal ini terjadi karena batas konsesi perusahaan biasanya bersinggungan erat dengan lahan pemukiman atau area kelola warga. Namun demikian, interaksi tersebut sering kali menimbulkan dinamika sosial yang kompleks, terutama jika terdapat perbedaan kepentingan yang tajam. Oleh karena itu, konflik dapat muncul akibat faktor penggunaan lahan, dampak lingkungan, hingga ketimpangan distribusi manfaat ekonomi. Selain itu, kurangnya komunikasi yang transparan antara perusahaan dan warga kerap memicu ketegangan di lapangan. Pada akhirnya, ketidakpuasan masyarakat terhadap kompensasi atau pencemaran lingkungan dapat mengancam stabilitas operasional tambang.

Read More

training sustainable mine reclamation

IN HOUSE TRAINING REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG BERKELANJUTAN

IN HOUSE TRAINING REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG BERKELANJUTAN

DESKRIPSI

Kegiatan pertambangan sering menyebabkan perubahan kondisi lingkungan seperti kerusakan struktur tanah, hilangnya vegetasi, serta perubahan tata air di wilayah tambang. Akibatnya, aktivitas penambangan dapat menimbulkan gangguan terhadap keseimbangan ekosistem di sekitar area tambang. Oleh karena itu, perusahaan pertambangan wajib melakukan kegiatan reklamasi setelah aktivitas penambangan selesai. Dalam praktiknya, reklamasi tambang merupakan proses penataan kembali lahan yang telah ditambang agar menjadi aman dan stabil. Selain itu, proses reklamasi juga bertujuan memulihkan fungsi lingkungan yang sebelumnya terganggu akibat kegiatan pertambangan. Dengan demikian, reklamasi menjadi bagian penting dalam pengelolaan lingkungan pada kegiatan pertambangan. Pada akhirnya, kegiatan reklamasi yang baik membantu memastikan keberlanjutan lingkungan di wilayah pasca tambang.

Read More

training pemulihan lingkungan tambang

IN HOUSE TRAINING REKLAMASI & PASCATAMBANG

IN HOUSE TRAINING REKLAMASI & PASCATAMBANG

 

DESKRIPSI

Pada dasarnya, reklamasi dan pascatambang merupakan bagian penting dalam siklus operasi pertambangan karena kedua kegiatan ini bertujuan mengembalikan fungsi lahan bekas tambang. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan memulihkan fungsi lahan agar masyarakat dapat memanfaatkannya kembali secara ekologis, sosial, dan ekonomi setelah kegiatan operasional berakhir. Oleh karena itu, reklamasi berperan menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan serta ekosistem. Sementara itu, kegiatan pascatambang mencakup rangkaian aktivitas terencana dan berkelanjutan yang perusahaan jalankan setelah sebagian atau seluruh operasi pertambangan selesai.

Read More

training proses pengolahan bijih

IN HOUSE TRAINING MINERAL PROCESSING

IN HOUSE TRAINING MINERAL PROCESSING

 

DESKRIPSI

Pada dasarnya, pengolahan mineral merupakan proses penting dalam industri pertambangan dan pengolahan mineral, karena pada tahap ini industri memisahkan mineral berharga dari bijih mentah melalui serangkaian unit operasi, mulai dari pemecahan ukuran, kemudian klasifikasi, selanjutnya konsentrasi, hingga akhirnya dewatering. Melalui rangkaian proses tersebut, industri menghasilkan konsentrat berkadar tinggi serta limbah yang layak secara ekonomis. Dengan demikian, pengolahan mineral secara langsung menentukan nilai tambah akhir mineral sebelum selanjutnya industri melanjutkan ke tahap pemurnian atau pemasaran. Oleh karena itu, industri membutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai setiap tahapan, teknik, dan prinsip pengolahan mineral, sebab kesalahan dalam perencanaan maupun pengoperasian proses menurunkan efisiensi, meningkatkan biaya operasi, serta pada akhirnya menurunkan kualitas produk.

Read More

TRAINING PEMINDAHAN TANAH MEKANIS

TRAINING PEMINDAHAN TANAH MEKANIS

TRAINING PEMINDAHAN TANAH MEKANIS

TRAINING PEMINDAHAN TANAH MEKANIS

DESKRIPSI

Training Pemindahan Tanah Mekanis sangat relevan untuk insinyur dan operator alat berat di industri konstruksi. Pelatihan ini mencakup teknik yang efektif untuk pemindahan tanah menggunakan peralatan mekanis, seperti ekskavator dan buldoser. Ini penting untuk meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi waktu proyek, dan memastikan keselamatan di lokasi kerja.

Read More

TRAINING PEMANFAATAN LAHAN YANG TIDAK PRODUKTIF

TRAINING PEMANFAATAN LAHAN YANG TIDAK PRODUKTIF

TRAINING PEMANFAATAN LAHAN YANG TIDAK PRODUKTIF

TRAINING PEMANFAATAN LAHAN YANG TIDAK PRODUKTIF

DESKRIPSI

Training Pemanfaatan Lahan yang Tidak Produktif adalah penting untuk mengoptimalkan penggunaan lahan yang saat ini tidak memberikan nilai ekonomi. Dengan meningkatnya kebutuhan lahan untuk berbagai aktivitas industri dan pertanian, menemukan cara untuk memanfaatkan lahan yang tidak produktif dapat memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan yang signifikan. Pelatihan ini menawarkan strategi inovatif untuk mengubah lahan tidak produktif menjadi sumber daya yang berharga melalui teknologi pertanian modern, rehabilitasi lahan, dan pengelolaan ekosistem yang berkelanjutan. Read More