Search for:
IN HOUSE TRAINING AKSES KE PELAYANAN DAN KONTINUITAS PELAYANAN (APK)

IN HOUSE TRAINING AKSES KE PELAYANAN DAN KONTINUITAS PELAYANAN (APK)

IN HOUSE TRAINING AKSES KE PELAYANAN DAN KONTINUITAS PELAYANAN (APK)

 

DESKRIPSI

Akses ke Pelayanan dan Kontinuitas Pelayanan (APK) merupakan salah satu elemen penting dalam standar akreditasi rumah sakit yang berfokus pada cara pasien mengakses layanan kesehatan secara tepat sesuai kebutuhan. Selain itu, APK menekankan bagaimana rumah sakit memastikan pelayanan terus berlanjut secara konsisten selama pasien berinteraksi dengan fasilitas kesehatan. Lebih lanjut, standar ini mengarahkan rumah sakit untuk membangun sistem pelayanan yang terintegrasi, mulai dari skrining awal, registrasi, dan admisi. Selanjutnya, sistem tersebut mencakup transfer internal, pemulangan, rujukan, serta tindak lanjut pasien yang terstruktur. Dengan demikian, penerapan APK yang baik mendukung keselamatan pasien, efisiensi pelayanan, dan mutu layanan secara menyeluruh.

Read More

IN HOUSE TRAINING KLASIFIKASI DAN KODEFIKASI PENYAKIT (ICD-10 DAN ICD-9-CM) TERKAIT JKN & SKP

IN HOUSE TRAINING KLASIFIKASI DAN KODEFIKASI PENYAKIT (ICD-10 DAN ICD-9-CM) TERKAIT JKN & SKP

IN HOUSE TRAINING KLASIFIKASI DAN KODEFIKASI PENYAKIT (ICD-10 DAN ICD-9-CM) TERKAIT JKN & SKP

 

DESKRIPSI

Klasifikasi dan kodefikasi penyakit menggunakan standar International Classification of Diseases (ICD-10) serta ICD-9-CM (Clinical Modification) memegang peran penting dalam pencatatan diagnosis dan tindakan medis di rumah sakit. Selain itu, proses kodefikasi yang tepat menjamin keakuratan dokumentasi klinis sekaligus mendukung pelaporan informasi kesehatan secara nasional. Lebih lanjut, rumah sakit mengandalkan ketepatan kode dalam sistem pembiayaan seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan INA-CBG’s. Dengan demikian, ketidaktepatan kode diagnosis maupun tindakan menyebabkan under coding, over coding, hingga sengketa klaim, yang pada akhirnya memicu evaluasi ulang atau penolakan klaim oleh penyelenggara jaminan kesehatan.

Read More

IN HOUSE TRAINING STATISTIK DAN SISTEM PELAPORAN INFORMASI RUMAH SAKIT BERBASIS REKAM MEDIS

IN HOUSE TRAINING STATISTIK DAN SISTEM PELAPORAN INFORMASI RUMAH SAKIT BERBASIS REKAM MEDIS

IN HOUSE TRAINING STATISTIK DAN SISTEM PELAPORAN INFORMASI RUMAH SAKIT BERBASIS REKAM MEDIS

 

DESKRIPSI

Pengelolaan data statistik dan pelaporan informasi rumah sakit berbasis rekam medis memegang peran penting dalam membangun sistem manajemen informasi kesehatan yang akurat, informatif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, seiring dengan perkembangan teknologi, rumah sakit menghadapi tuntutan untuk mengolah data secara lebih sistematis dan berbasis bukti. Lebih lanjut, manajemen rumah sakit memanfaatkan data rekam medis sebagai dasar perencanaan, evaluasi kinerja, dan pengambilan keputusan strategis.

Read More

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN DASAR REKAM MEDIK RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN DASAR REKAM MEDIK RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN DASAR REKAM MEDIK RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Rekam medis merupakan komponen penting dan strategis dalam sistem pelayanan kesehatan karena memuat catatan medis pasien yang menjadi dasar pengambilan keputusan klinis. Selain itu, rekam medis berperan dalam evaluasi mutu layanan serta menjadi bukti hukum dan administrasi yang sah. Lebih lanjut, pengelolaan rekam medis yang baik mencakup pencatatan yang lengkap, tepat waktu, aman, dan tersusun secara sistematis. Dengan demikian, manajemen rekam medis menjadi aspek krusial yang mendapat perhatian utama dalam proses akreditasi rumah sakit.

Read More

IN HOUSE TRAINING SERVICE EXCELLENCE WITH HANDLING CUSTOMER COMPLAIN

IN HOUSE TRAINING SERVICE EXCELLENCE WITH HANDLING CUSTOMER COMPLAIN

IN HOUSE TRAINING SERVICE EXCELLENCE WITH HANDLING CUSTOMER COMPLAIN

 

DESKRIPSI

Pelayanan prima (Service Excellence) merupakan kunci utama dalam menciptakan kepuasan pelanggan sekaligus membangun loyalitas jangka panjang. Selain itu, service excellence mencakup upaya organisasi dalam menetapkan standar pelayanan, membangun hubungan yang positif dengan pelanggan, serta merespons kebutuhan dan harapan pelanggan secara konsisten. Lebih lanjut, penanganan komplain (handling complaint) yang tepat tidak hanya menyelesaikan ketidakpuasan pelanggan, tetapi juga membuka peluang perbaikan layanan dan peningkatan reputasi institusi. Dengan demikian, pelayanan prima menjadi faktor strategis dalam menjaga kualitas dan citra organisasi.

Read More

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN LABORATORIUM RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN LABORATORIUM RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN LABORATORIUM RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Manajemen laboratorium rumah sakit merupakan aspek penting dalam menyediakan pelayanan diagnostik yang akurat, efisien, dan aman. Selain itu, pengelolaan laboratorium yang baik secara langsung mendukung pengambilan keputusan klinis yang tepat. Lebih lanjut, manajemen laboratorium yang terstruktur membantu rumah sakit memenuhi standar mutu dan akreditasi. Selanjutnya, standar tersebut mengacu pada SNARS yang sejalan dengan prinsip sistem manajemen mutu laboratorium internasional seperti ISO 15189, GLP, dan ISO/IEC 17025. Dengan demikian, laboratorium memegang peran strategis dalam menjaga mutu pelayanan, meningkatkan keselamatan pasien, serta memperkuat kepatuhan terhadap regulasi.

Read More

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN DAN PENGGUNAAN OBAT (MPO) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN DAN PENGGUNAAN OBAT (MPO) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN DAN PENGGUNAAN OBAT (MPO) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Manajemen dan Penggunaan Obat (MPO) merupakan salah satu elemen penting dalam standar akreditasi rumah sakit yang mengatur sistem dan proses kefarmasian secara menyeluruh. Selain itu, MPO mencakup tahapan seleksi, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, hingga pemberian dan pemantauan penggunaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan. Lebih lanjut, penerapan MPO yang baik menjamin efektivitas terapi, meningkatkan keselamatan pasien, serta memastikan kepatuhan terhadap standar mutu dan keselamatan pelayanan. Dengan demikian, pengelolaan obat yang terstruktur menjadi fondasi utama dalam pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu.

Read More

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN LAKTASI

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN LAKTASI

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN LAKTASI

 

DESKRIPSI

Manajemen laktasi merupakan pendekatan terpadu yang mendukung keberhasilan menyusui sejak masa kehamilan, proses persalinan, hingga periode menyusui lanjutan. Selain itu, manajemen laktasi memastikan ibu dapat memproduksi dan memberikan ASI secara optimal kepada bayi. Lebih lanjut, penerapan manajemen laktasi yang tepat berperan penting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi. Dengan demikian, tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan ibu, bayi baru lahir, dan keluarga memegang peran strategis dalam mendukung praktik menyusui sesuai best practice.

Read More

IN HOUSE TRAINING KLAIM MEDIS DAN VERIFIKASI JAMKESMAS RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING KLAIM MEDIS RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING KLAIM MEDIS RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Klaim medis dan verifikasi Jamkesmas memegang peran penting dalam manajemen rumah sakit, khususnya ketika rumah sakit mengelola, mengendalikan, dan mengajukan tagihan layanan kesehatan kepada penyelenggara jaminan sosial pemerintah. Selain itu, proses klaim yang akurat dan terpercaya menjaga dan memperkuat keberlanjutan finansial rumah sakit. Lebih lanjut, ketepatan klaim mendorong kepatuhan rumah sakit terhadap peraturan, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Dengan demikian, pengelolaan klaim yang baik meningkatkan mutu layanan administrasi pasien secara menyeluruh.

Read More

IN HOUSE TRAINING BUSINESS PLAN RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING BUSINESS PLAN RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING BUSINESS PLAN RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Business Plan (Rencana Bisnis) merupakan dokumen strategis yang berfungsi sebagai panduan utama dalam perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan rumah sakit secara berkelanjutan. Selain itu, business plan tidak hanya memuat aspek finansial, tetapi juga mencakup strategi pelayanan. Lebih lanjut, dokumen ini mengintegrasikan manajemen risiko, pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia, operasional, serta mekanisme evaluasi kinerja layanan.

Read More