TRAINING MENEKAN RISIKO KREDIT (NPL)

TRAINING MENEKAN RISIKO KREDIT (NPL)

PENDAHULUAN

TRAINING MENEKAN RISIKO KREDIT (NPL). Non performing loan atau biasa disebut NPL ini merupakan kredit bermasalah yang merupakan salah satu kunci untuk menilai kualitas kinerja bank. Ini artinya NPL merupakan indikasi adanya masalah dalam bank tersebut yang mana jika tidak segera mendapatkan solusi maka akan berdampak bahaya pada bank. Dengan meningkatnya NPL jika dibiarkan secara terus menerus akan memberikan pengaruh negative pada bank. Dampak negative tersebut salah satunya adalah mengurangi jumlah modal yang dimiliki oleh bank.

Pendekatan Three Lines of Defence – sering dikenal sebagai Enterprise Risk Management (ERM) – semakin nyata manfaatnya, khususnya untuk mengendalikan seluruh potensi risiko yang terjadi dalam aktivitas bank. Oleh karena itu dibutuhkan bangunan kapasitas dan kapabilitas manajemen risiko yang mumpuni di seluruh lini pertahanan.

Lini pertama dikendalikan oleh operasional, lini kedua dikendalikan manajemen dan manajemen risiko, dan lini ketiga dilaksanakan oleh para auditor. Keseluruhan lini dapat beroperasi serial maupun paralel. Apabila berfungsi secara optimal, maka titik-titik rawan dan lemah dapat diidentifikasi dan diperbaiki sesegera mungkin, khususnya pada aspek NPL dan risiko operasional.

 

TUJUAN TRAINING MENEKAN RISIKO KREDIT (NPL)

  1. Mampu mengidentifikasi titik rawan pemicu dan pencetus terjadinya NPL;
  2. Mempertajam analisa kelemahan / risiko operasional, baik dari aspek SDM maupun regulasi pendukungnya;
  3. Menemukan kelemahan SOP melalui optimalisasi lini pertahanan secara tegas pada seluruh jajaran institusi;
  4. Mengimplementasikan Three Lines of Defence secara komprehensif, baik untuk jajaran pimpinan maupun pelaksanaan tanggung jawab;
  5. Meningkatkan risk awareness pada seluruh jajaran dalam lembaga keuangan Bank dan non Bank.

 

MATERI

  1. Penguatan Visi dan Misi Manajemen dalam Mempertegas Fungsi Setiap Lini Pertahanan
  2. Three Lines of Defence dalam Perspektif Best Practice:
  3. Spesifikasi Model Penerapan Three Lines of Defence
  4. Titik Rawan dan Kelemahan Pertahanan Terhadap NPL
  5. Titik Rawan dan Kelemahan Pertahanan Terhadap Risiko Operasional
  6. Strategi Penerapan Berdasarkan Best Practice
  7. Identifikasi Perubahan / Penyempurnaan yang Dibutuhkan Segera
  8. Integrasi Three Lines of Defence Berdasarkan Bisnis dan Karakteristik Klien
  9. Implementasi dan Studi Kasus: Peningkatan Fungsi Manajemen Risiko, Penurunan NPL dan Optimalisasi Lini Pertahanan Ketiga

 

PESERTA

  1. Manager / Staf bagian Kredit
  2. Manager Kantor Cabang
  3. Risk Manger dan staf

 

INSTRUKTUR

  1. Jafar Efendi Siregar, SE dan tim

METODE

Pre test, presentasi, studi kasus, post test, evaluasi.

 

Jadwal Pelatihan :

 

15 – 17 Januari 2019

9 – 11 April 2019

9 – 11 Juli 2019

24 – 26 September 2019

5 – 7  November 2019

 

hal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

 

Lokasi Pelatihan :

 

Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro (6.000.000 IDR / participant)

Jakarta, Hotel Amaris Tendean (6.500.000 IDR / participant)

Bandung, Hotel Golden Flower (6.500.000 IDR / participant)

Bali, Hotel Ibis Kuta (7.500.000 IDR / participant)

Lombok, Hotel Jayakarta (7.500.000 IDR / participant)

 

Investasi Pelatihan tahun 2019 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

 

Fasilitas Pelatihan :

 

FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)

FREE Akomodasi Peserta ke tempat pelatihan .

Module / Handout

FREE Flashdisk

Sertifikat

FREE Bag or bagpackers (Tas Training)

Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)

2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner

FREE Souvenir Exclusive

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.