Search for:
IN HOUSE TRAINING KUALIFIKASI DAN PENDIDIKAN STAFF (KPS) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING KUALIFIKASI DAN PENDIDIKAN STAFF (KPS) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING KUALIFIKASI DAN PENDIDIKAN STAFF (KPS) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS) merupakan salah satu elemen penting dalam Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) yang memastikan seluruh tenaga kerja klinis maupun nonklinis memiliki kualifikasi, kompetensi, dan pendidikan yang sesuai. Selain itu, penerapan standar KPS berperan penting dalam menjamin pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Lebih lanjut, standar KPS mengatur perencanaan tenaga kerja, persyaratan pendidikan dan kompetensi, dokumentasi kepegawaian, pengembangan staf, serta evaluasi kinerja yang terdokumentasi secara sistematis. Read More

IN HOUSE TRAINING PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP) SESUAI AKREDITASI RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP) SESUAI AKREDITASI RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP) SESUAI AKREDITASI RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) merupakan proses berkelanjutan (never-ending process) yang menjadi komponen inti dalam sistem manajemen mutu rumah sakit. Selain itu, PMKP secara konsisten berperan penting dalam memastikan pelayanan kesehatan berjalan aman dan efektif. Lebih lanjut, PMKP juga memastikan seluruh proses pelayanan tetap berorientasi pada keselamatan pasien. Dengan demikian, penerapan PMKP menjadi fondasi utama dalam peningkatan mutu dan keandalan layanan rumah sakit. Read More

IN HOUSE TRAINING PERENCANAAN SDM DI RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING PERENCANAAN SDM DI RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING PERENCANAAN SDM DI RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aset strategis rumah sakit yang secara langsung menentukan kemampuan institusi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien. Selain itu, seiring dengan perubahan kebutuhan layanan, peningkatan tuntutan mutu, serta penerapan standar akreditasi seperti SNARS, rumah sakit perlu memiliki sistem perencanaan SDM yang efektif dan berkelanjutan. Lebih lanjut, perencanaan SDM yang terstruktur membantu rumah sakit menyesuaikan kapasitas tenaga kerja dengan kebutuhan layanan. Dengan demikian, perencanaan SDM yang tepat menjadi fondasi penting dalam menjaga kesinambungan layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mempertahankan mutu pelayanan rumah sakit.

Read More

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN LINEN DAN LAUNDRY RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN LINEN DAN LAUNDRY RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN LINEN DAN LAUNDRY RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Manajemen linen dan laundry rumah sakit merupakan komponen penting dalam penyelenggaraan fasilitas pelayanan kesehatan yang bersih, aman, dan berkualitas. Selain itu, pengelolaan linen yang tepat mendukung higiene lingkungan klinis serta mencegah terjadinya infeksi nosokomial. Lebih lanjut, sistem linen dan laundry yang baik juga membantu memperpanjang usia pakai linen.

Read More

IN HOUSE TRAINING PENYUSUNAN STATUTA RUMAH SAKIT (HOSPITAL BYLAWS)

IN HOUSE TRAINING PENYUSUNAN STATUTA RUMAH SAKIT (HOSPITAL BYLAWS)

IN HOUSE TRAINING PENYUSUNAN STATUTA RUMAH SAKIT (HOSPITAL BYLAWS)

 

DESKRIPSI

Statuta Rumah Sakit atau Hospital Bylaws merupakan peraturan internal yang menjadi landasan hukum sekaligus pedoman operasional penyelenggaraan rumah sakit. Selain itu, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, setiap rumah sakit wajib menyusun dan menerapkan bylaws sebagai bagian dari tata kelola institusi dan klinis yang baik. Lebih lanjut, hospital bylaws mengatur struktur organisasi, hubungan kerja, serta hak dan kewajiban sumber daya rumah sakit. Dengan demikian, keberadaan statuta yang kuat secara langsung mendukung kepastian hukum, profesionalisme, dan mutu pelayanan yang dinilai dalam akreditasi rumah sakit.

Read More

IN HOUSE TRAINING PATIENT SAFETY

IN HOUSE TRAINING PATIENT SAFETY

IN HOUSE TRAINING PATIENT SAFETY

 

DESKRIPSI

Keselamatan pasien merupakan landasan utama dalam pelayanan kesehatan yang bermutu dan aman. Setiap kesalahan, kejadian tidak diharapkan (KTD), maupun insiden klinis yang merugikan pasien secara langsung menurunkan keselamatan dan kualitas layanan serta memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan. Selain itu, isu keselamatan pasien menjadi perhatian utama dalam pemenuhan standar mutu dan keselamatan pelayanan, khususnya dalam proses akreditasi rumah sakit seperti Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS).

Read More

IN HOUSE TRAINING PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA (PPK) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA (PPK) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA (PPK) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Pendidikan Pasien dan Keluarga (PPK) merupakan komponen penting dalam sistem keselamatan pasien dan mutu pelayanan rumah sakit. Oleh karena itu, rumah sakit harus secara aktif memberikan pendidikan yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu memberdayakan pasien dan keluarga dalam memahami kondisi kesehatan, proses pelayanan, pilihan pengambilan keputusan, serta perawatan lanjutan setelah pasien pulang atau dirujuk. Selain itu, edukasi yang efektif meningkatkan partisipasi pasien dan keluarga, memperjelas hak dan kewajiban mereka, serta mendukung keselamatan dan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh sesuai standar akreditasi rumah sakit.

Read More

IN HOUSE TRAINING PENERAPAN KODE ETIK DAN HUKUM DALAM KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING PENERAPAN KODE ETIK DAN HUKUM DALAM KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING PENERAPAN KODE ETIK DAN HUKUM DALAM KEPERAWATAN RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Dalam praktik pelayanan kesehatan modern, perawat semakin sering menghadapi situasi klinis yang kompleks dan berisiko secara etika maupun hukum. Oleh karena itu, perawat harus memahami dan menerapkan kode etik profesi serta ketentuan hukum keperawatan secara konsisten dalam setiap tindakan pelayanan. Selain itu, isu seperti malpraktik, kesalahan pemberian obat, pelanggaran privasi pasien, maupun dokumentasi yang tidak akurat dapat menimbulkan konsekuensi hukum serius apabila tidak dikelola dengan tepat. Dengan demikian, pemahaman etika dan hukum menjadi fondasi penting untuk melindungi pasien, perawat, dan rumah sakit sekaligus menjaga profesionalisme praktik keperawatan. Read More

IN HOUSE TRAINING ASUHAN KEPERAWATAN

IN HOUSE TRAINING ASUHAN KEPERAWATAN

IN HOUSE TRAINING ASUHAN KEPERAWATAN

 

DESKRIPSI

Asuhan keperawatan merupakan inti (core service) dari praktik keperawatan dan menjadi penentu utama mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit. Oleh karena itu, perawat harus menjalankan proses keperawatan secara sistematis dan profesional, mulai dari pengkajian pasien, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan dan pelaksanaan tindakan, hingga evaluasi serta dokumentasi hasil asuhan. Selain itu, asuhan keperawatan tidak hanya menekankan aspek teknis klinis, tetapi juga mengedepankan pendekatan holistik yang mempertimbangkan kebutuhan fisik, psikologis, dan sosial pasien. Read More

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMASI (MKI) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMASI (MKI) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

IN HOUSE TRAINING MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMASI (MKI) SESUAI STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT

 

DESKRIPSI

Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI) memegang peran krusial dalam menjamin mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta efektivitas pengelolaan rumah sakit. Oleh karena itu, rumah sakit harus mengelola komunikasi internal dan eksternal secara terstruktur, akurat, dan berkesinambungan. Selain itu, standar MKI dalam akreditasi nasional dan internasional menuntut rumah sakit untuk memastikan komunikasi yang efektif dengan pasien, keluarga, masyarakat, dan antar tenaga kesehatan, sekaligus mengelola data, informasi, dan rekam medis secara terintegrasi dan andal. Dengan demikian, sistem komunikasi dan informasi yang kuat secara langsung mendukung koordinasi layanan, transparansi, serta pengambilan keputusan berbasis data. Read More