IN HOUSE TRAINING RISIKO PASCATAMBANG
IN HOUSE TRAINING RISIKO PASCATAMBANG
DESKRIPSI
Setelah operasi pertambangan berakhir, kawasan bekas tambang tidak serta-merta berubah menjadi lokasi yang aman dan stabil. Dalam fase pascatambang, berbagai risiko dapat muncul, mulai dari kontaminasi lingkungan, erosi, dan longsoran, hingga stabilitas lereng yang buruk, gangguan kualitas air, serta dampak sosial-ekonomi terhadap masyarakat lokal. Oleh karena itu, perusahaan harus mengantisipasi seluruh risiko tersebut sejak tahap perencanaan penutupan tambang. Sebaliknya, ketika perusahaan mengabaikan pengelolaan risiko pascatambang, dampak negatif jangka panjang meningkat, baik terhadap lingkungan maupun terhadap keberlanjutan sosial di sekitar wilayah tambang. Dengan demikian, perusahaan wajib membangun pemahaman yang komprehensif mengenai manajemen risiko pada fase closure dan reclamation agar setiap aspek penutupan operasi dapat terkendali secara sistematis.








